Melalui Juminten dan Septu, film ini menceritakan kisah sederhana tentang hubungan ibu dan anak yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Film karya Wiwid Septiyardi ini membawa penonton merasakan hangatnya kasih sayang seorang ibu hingga rela melakukan pengorbanan demi masa depan anaknya. Dari sepasang sepatu, kita akan menyaksikan reaksi yang berbeda dari karakter Septu dalam menghadapi hidupnya. Hal ini terlihat dari cara berbicaranya yang polos dan jujur tanpa dramatisasi.
Secara visual, film ini juga membingkai kehangatan tersebut melalui pencahayaannya yang warm dan komposisi yang tenang, sehingga penonton jadi bisa merasakan ringannya kehidupan apabila hubungan antara ibu dan anak terjalin begitu erat.
Penyusunan ceritanya juga mudah dimengerti sehingga tidak memerlukan penafsiran yang rumit. Akibatnya, pesan yang ingin disampaikan dapat langsung dirasakan oleh penonton. Pada bagian akhir film, penonton akan dikejutkan dengan plot yang tak terduga. Ini membuat filmnya memberikan kesan mendalam dengan keunikannya tersendiri.
Editor Arina Chuuriyyah Herawati
Penerjemah Iniko Rafa Delmora Aziz
Komentar • 0
Tulis komentar kamu
Komentar • 0