Ulasan

Ulasan

Semua Ulasan

Ulasan
Gombal From Home (2020) – Hubungan Virtual dan Identitas Palsu.

Kesepian di tengah pandemi menjadi hal utama yang diangkat dalam film pendek Gombal From Home. Film ini menceritakan Eka, seorang pemuda yang mencoba mencari perhatian dan teman melalui aplikasi kencan dengan menggunakan identitas palsu. Awalnya hubungan virtual tersebut terasa menyenangkan, tetapi kebohongan yang ia buat perlahan memunculkan konflik emosional yang lebih rumit.

Baca Selengkapnya
Ulasan
Palsubuuk! (2023) – Petaka Hoaks Media Sosial

Di tengah kemajuan teknologi yang berjalan begitu cepat, rupanya terdapat masyarakat yang belum siap dalam menghadapinya. Ketidaksiapan ini digambarkan dengan sangat jelas lewat film Palsubuuk! Yang mengisahkan hancurnya sebuah warung bakso akibat satu unggahan media sosial yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Melalui film ini, kita tidak hanya melihat cerita mengenai drama komedi yang klise, tetapi juga masalah nyata yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Selengkapnya
Ulasan
Bersama Membangun Negeri (2023) — Blusukan dan Tangis yang Dipesan

Dalam film Bersama Membangun Negeri, yang paling mengganggu bukanlah sekadar politisi yang jahat, melainkan betapa Heni tak berempati kepada Satinah hingga dengan santainya menyuruh Satinah — seorang janda tua di desanya, untuk menangis di depan kamera kampanyenya. Tidak lagi dengan diam-diam, tapi secara terang-terangan, seolah itu adalah hal yang wajar untuk dilakukan.

Baca Selengkapnya
Ulasan
Anxietus Domicupus (2021) — Kurir Paket dan Kecemasannya

Bahasa biasanya menjadi salah satu patokan penonton untuk menentukan identitas karakter dalam sebuah film. Melalui kalimat yang digunakan hingga logat bisa menjadi informasi asal-usul hingga kepribadian seseorang. Dalam film ini, bahasa yang hadir adalah ciptaan yang menggabungkan bahasa Jawa, Jepang, dan Latin, sehingga terdengar sangat asing di telinga.

Baca Selengkapnya