
Secarik (2021) – Misi Rahasia Milik Bimbim
Melalui tangan dingin sutradara Apri Dwi Prasetyo, film Secarik hadir layaknya mesin waktu yang membawa kita kembali ke masa sekolah dasar.

Melalui tangan dingin sutradara Apri Dwi Prasetyo, film Secarik hadir layaknya mesin waktu yang membawa kita kembali ke masa sekolah dasar.

Keindahan imajinasi yang datang dari kepolosan seorang anak merupakan definisi cerdas yang menggerakkan film Suraci!

Melalui Juminten dan Septu, film ini menceritakan kisah sederhana tentang hubungan ibu dan anak yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Saking Wingking Mĕngajĕng” menjadi judul sekaligus slogan yang hidup dengan mengemban makna dari jamu. Pasalnya, jamu merupakan obat tradisional Indonesia yang tak hanya berfungsi meningkatkan kesehatan, tetapi juga meningkatkan perekonomian desa.

Maghrib Jakarta, film dokumenter garapan Deris Muhamad, menangkap momen-momen senja hingga azan magrib di ibu kota. Film ini secara intim memotret padatnya orang-orang yang bergegas pulang kerja, penuhnya jalanan, kereta, kedai makan, hingga pusat perbelanjaan. Uniknya, film ini diawali dengan potongan-potongan azan magrib yang saling bertumpuk, seolah memanggil dari berbagai sudut kota, berpadu dengan hingar-bingar kendaraan dan keramaian orang-orang.

Sebuah pilihan yang ketika dilontarkan membuat dilema seorang anak, ikut ibu atau bapak? Film Jagat “Bersekat Namun Tak Terikat” karya Nagi Prabasawara Syaputra menempatkan kita langsung di tengah pergulatan emosi, kita bisa melihat keluarga yang perlahan runtuh melalui mata polos Jagat. Film ini mengangkat konflik internal seorang anak yang tengah terjebak dalam perselisihan orang tuanya yang akan bercerai, di mana cinta dan kebencian berbaur menjadi satu, menciptakan gejolak yang memaksanya untuk memilih satu sisi.