Author name: Sewon Screening

Artikel

DIBALIK KEAMANAN DAN BERSIHNYA SEWON SCREENING 11

Festival Film Sewon Screening sukses digelar dengan meriah! Nggak cuma ada pemutaran film, tapi juga pameran, showcase, dan deretan tenant kuliner yang menggoda. Seru banget, kan? Atmosfer musiknya hidup, makanannya beragam, plus bisa ketemu banyak orang baru. Tapi, euphoria semeriah ini bisa langsung runtuh kalau lokasi berantakan seperti kapal karam atau suasana terasa tidak aman. Kalau tidak adanya penanganan yang tepat mengenai keamanan dan kebersihan.

Artikel

Debut Pertama Band Wolfmoon — Meriahkan Showcase Sewon Screening 11

Yogyakarta, 22 September 2025 — Di hari kedua main event, Sewon Screening 11 kembali menghadirkan showcase untuk mengisi jeda sebelum pemutaran Layar Utama di malam nanti. Sore ini, ada penampilan spesial dari band Wolfmoon yang menyuguhkan cover beberapa lagu power pop yang amat seru didengar dan dinikmati. Dua diantaranya ada lagu Masa-Masa dan Timur dari band The Adams yang sudah sangat familiar didengar. Para penonton hadir di Selasar Fotografi menikmati sensasinya, mereka menghentakkan kaki, menganggukkan kepala, bertepuk tangan, bergerak bebas mengikuti irama musik yang dimainkan.

Artikel

Memahami AI sama Seperti Orang Zaman Dahulu Memahami Internet

Seperti yang telah kita ketahui, teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan yang sangat pesat. Berbagai perusahaan pengembang, baik skala global maupun lokal, terus-menerus meluncurkan inovasi dan perangkat terbaru yang semakin membuat kagum tak berkutik. Bahkan, tidak sedikit pandangan/argumen yang menyatakan bahwa percepatan inovasi ini pada akhirnya akan membawa teknologi AI ke dalam hampir seluruh sektor industri dan kehidupan. Dibalik kemajuan dan kecepatan teknologi ini banyak sekali kontroversi yang menyertainya, banyak masyarakat yang menerima, tetapi banyak juga masyarakat yang menolak.

Artikel

Beyond de Talk — AI Hanya Sebagai Alat dan Mitra, Manusia Tetap Harus Kreatif

Yogyakarta, 22 September 2025 — Sewon Screening 11 kembali menyuguhkan program Beyond de Talk sebagai salah satu acara utama di dekade baru ini. Program ini adalah bincang-bincang berbasis edukasi dan diskusi seputar aspek perfilman yang berkaitan dengan bidang lainnya, bersama para narasumber ahli. Beyond de Talk merupakan pengembangan dari program Cinepedia dan Public Lecture yang sebelumnya ada di Sewon Screening.

Artikel

SEKELOMPOK ABRI SIAP BERPERANG DENGAN SENJATA MUSIK

Lampu sorot mengarah ke panggung pelataran fotografi, riuh orang, suara hentakan sepatu yang menyentuh beton aspal, orang-orang mulai berkumpul di depan panggung itu. Ada sebuah showcase yang siap membuat semua orang berdecak kagum. Dalam suasana malam yang sunyi alat-alat musik unik berbentuk senjata dikeluarkan. Kelompok musik bernama ABRI pun bersiap untuk memberikan penampilan luar biasa mereka malam itu.

Artikel

Layar Pembuka Sewon Screening 11 — Memutar Film Usmar Ismail Tahun 1951

Yogyakarta, 21 September 2025 — Layar Pembuka diawali oleh moderator yang menyegarkan penonton dengan tagline Sewon Screening 11 Angin Segar Dekade Baru. Program Layar Pembuka ini tidak hanya membuka layar pemutaran Sewon Screening, tetapi juga membuka kesadaran kita bersama untuk melihat bahwa resistance akhirnya menemukan bentuknya. Pemutaran program kali ini berkolaborasi dengan Indonesian Film Archivist Society (IFAS) dan Usmar Ismail Cinema Society, menghadirkan film kedua Usmar Ismail, Enam Djam di Jogja. Dengan tema besar resistance, film ini menjadi dasar pijakan untuk melihat bagaimana resistensi dapat tumbuh dan dilakukan oleh siapa saja. Dengan pengalaman menonton ini, penonton diajak untuk membuka naluri perlawanan, menyadari bahwa semangat resistensi harus terus berlanjut, dan sekecil apapun keberanian akan mampu mengubah arah sejarah.

Artikel

Selamat Datang di Sewon Screening, Angin Segar Dekade Baru

Yogyakarta 2025 – Festival film tahunan Sewon Screening kembali hadir di tahun ke-11nya, Sewon Screening membawa semangat baru bagi para sineas muda dan penikmat film independent. Bertempat di Fakultas Seni Media Rekam, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Festival ini resmi dibuka pada 21 September 2025 yang menandai dimulainya rangkaian pemutaran film dan program-program lainnya seperti forum komunitas, kelas bunga matahari dan masih banyak  lagi.

Ulasan

Ulasan Maghrib Jakarta (2025)

Maghrib Jakarta, film dokumenter garapan Deris Muhamad, menangkap momen-momen senja hingga azan magrib di ibu kota. Film ini secara intim memotret padatnya orang-orang yang bergegas pulang kerja, penuhnya jalanan, kereta, kedai makan, hingga pusat perbelanjaan. Uniknya, film ini diawali dengan potongan-potongan azan magrib yang saling bertumpuk, seolah memanggil dari berbagai sudut kota, berpadu dengan hingar-bingar kendaraan dan keramaian orang-orang.

Ulasan

Ulasan Jagat “Bersekat Namun Tak Terikat” (2024)

Sebuah pilihan yang ketika dilontarkan membuat dilema seorang anak, ikut ibu atau bapak? Film Jagat “Bersekat Namun Tak Terikat” karya Nagi Prabasawara Syaputra menempatkan kita langsung di tengah pergulatan emosi, kita bisa melihat keluarga yang perlahan runtuh melalui mata polos Jagat. Film ini mengangkat konflik internal seorang anak yang tengah terjebak dalam perselisihan orang tuanya yang akan bercerai, di mana cinta dan kebencian berbaur menjadi satu, menciptakan gejolak yang memaksanya untuk memilih satu sisi.