Secarik (2021) – Misi Rahasia Bimbim

Melalui tangan dingin sutradara Apri Dwi Prasetyo, film Secarik hadir layaknya mesin waktu yang membawa kita kembali ke masa sekolah dasar. Ini adalah masa di mana rasa suka kepada lawan jenis muncul untuk pertama kalinya, yang lengkap dengan segala tingkah konyol yang kita anggap keren, dan kemudian menjadi kenangan yang memicu tawa. Di film ini, kita akan berkenalan dengan Bimbim, seorang anak laki-laki yang tengah menunggu temannya, Sasa pulang sekolah dengan penuh kesabaran. Sambil bersembunyi di balik pohon, ia menjadikan kegiatan tersebut sebagai misi rahasia.

Namun, perjalanan cinta monyet Bimbim tidaklah mulus. Sebuah pemandangan tak terduga muncul di depan matanya saat melihat Sasa pulang berboncengan dengan teman laki-laki lain, menjadikan momen itu sebagai patah hati pertama yang harus ia hadapi. Tak ingin menyerah begitu saja, Bimbim memutuskan untuk melakukan langkah besar yang ia pelajari melalui layar televisi: menulis surat cinta. Di sinilah daya tarik utama film Secarik muncul, yakni memperlihatkan seorang anak kecil yang mengerahkan seluruh upayanya demi menyusun kepingan kata di atas secarik kertas. Namun nahasnya perjalanan surat tersebut mempertemukan Bimbim dengan hambatan yang tak terduga.

Alih-alih menyerah pada situasi, Bimbim justru semakin menunjukkan ide-ide kreatif seorang anak kecil ternyata dapat bekerja dengan cara yang sangat murni. Film ini berhasil menangkap sudut pandang jujur seorang anak saat jatuh cinta. Mulai dari cara Bimbim menghadapi ejekan saudara, hingga tekad kuat yang muncul demi menyampaikan sebuah pesan. Akankah pesan Bimbim sampai ke tangan Sasa? Atau angin akan membawa ceritanya ke arah yang lain?

Penulis Ailsa Luthfia Indrasari Laksana Putri

Editor Arina Chuuriyyah Herawati

Penerjemah Iniko Rafa Delmora Aziz

Bagikan postingan ini melalui:
Facebook
X
WhatsApp
Telegram
LinkedIn
Komentar • 0

Tulis komentar kamu

Update Terkait