MANAJEMEN WAKTU PROYEK FILM PENDEK: 12 JAM CUKUP, NGGAK?

Catatan Program

Produksi film pendek kerap dihadapkan pada keterbatasan waktu yang menuntut efisiensi tanpa mengorbankan kualitas. Penyusunan shooting plan yang cerdas dan strategi mitigasi yang matang menjadi kunci agar proses produksi tetap terkendali di tengah tekanan teknis maupun non-teknis. Pertanyaan “12 jam cukup, nggak?” mencerminkan dilema yang akrab bagi para pembuat film, sekaligus membuka ruang pembahasan tentang realitas manajemen waktu dalam dunia produksi audio visual.

Pemateri

Yusmita Latif asal Yogyakarta, menempuh pendidikan S1 dan S2 di ISI Yogyakarta serta aktif menggarap film fiksi dan dokumenter sejak 2008. Ia berpengalaman bekerja sama dengan berbagai PH seperti Dapur Film, Multivision, dan Gisela Citra Cinema, serta berkarir sebagai dosen film sejak 2013 di Universitas Dinamika Surabaya dan sejak 2016 di Jogja Film Academy. Selain pernah menjadi mentor dalam program “And Action #4” dari Japan Foundation di Filipina, ia juga terlibat sebagai Line Producer film Setan Alas, serta memperoleh hibah untuk film pendek Nyanyian Pohon Lontar (Indonesiana TV) dan Kholik (Dana Istimewa 2024).