Sinopsis
Veilios adalah ‘Synth’, robot menyerupai manusia yang diprogram mempunyai ideologi komunisme yang hidup dalam pengasingan di dunia distopia, pada masa opresif, dimana para komunis dibunuh. Veilios jatuh cinta dengan Olivia, seorang manusia beretnis Tionghoa, pemilik toko yang setiap harinya dijarah oleh preman, dan mengalami diskriminasi setiap harinya.
Mengetahui bahwa mereka berdua berada dalam situasi yang sulit untuk melanjutkan hubungannya, mereka bertemu setiap kali di tempat yang jauh dari hiruk pikuk kota, meminimalisir akan konsekuensi atas hubungan mereka berdua. Dalam aksi Veilios demi kesejahteraan kehidupan dan hubungannya, ia- dibantu dengan beberapa kawannya, mencari keadilan dengan cara menggali informasi tentang konspirasi siapa yang membunuh jendral perang, sehingga para komunis dituduh pada peristiwa itu.
Salah satu kawan Veilios yang bernama Viejha, dengan ambisi dan emosi yang terlalu menggebu-gebu, tertangkap oleh agen pemerintahan, sehingga banyak informasi mengenai identitas dan lokasi komunis terancam. Dalam prosesnya, Veilios ikut terbunuh, di sebelah tangisan Olivia, di tempat yang sama, dimana mereka jatuh cinta.
Detail Film
Judul
Flower in Fire
Direktor
Komang Widhi
Tahun Produksi
2024
Durasi
15 menit
Klasifikasi Usia
17+
Genre Film
Fiksi
Ulasan Terkait

Ulasan Flower in Fire (2024)
Dalam perbedaan-perbedaan pandangan kerap menjadi sumber masalah besar yang seakan tak pernah terselesaikan. Budaya masyarakat yang menolak perbedaan terus diwariskan dari generasi ke generasi, melahirkan diskriminasi tiada henti dan tak jarang memicu kekerasan serta ketidakadilan. Saat satu kelompok merasa terancam oleh kehadiran kelompok lain, respon yang muncul seringkali berupa penolakan dan pengucilan, yang akhirnya berujung pada konflik berkepanjangan.